
Pertambahan penduduk, terutama di perkotaan di Indonesia, sering menimbulkan banyak problem, antara lain dalam penyediaan perumahan akibat minimnya ketersediaan lahan. Salah satu solusi alternatifnya adalah pembangunan rumah susun. Namun di Provinsi Bali, khususnya di kawasan Sarbagita (Denpasar-Badung-Gianyar-Tabanan). pembangunan rumah susun dihadapkan pada kendala lain, yaitu adanya penolakan dari banyak pihak yang menganggapnya berbenturan dengan nilai-nilai budaya dan adat-istiadat di sana. Kondisi ini mendorong Balai Litbang Perumahan Wilayah II Denpasar untuk mengadakan penelitian pada 2019. Dari penelitian tersebut, diperoleh informasi bahwa sebenarnya para stakeholder menyadari kebutuhan akan penyediaan rumah susun di masa depan di Kawasan Sarbagita yang tidak bisa dihindari, asalkan disesuaikan dengan norma dan adat-istiadat yang berlaku di Bali. Buku ini mendeskripsikan adapt asi tata nilai dan arsitektur lokal dalam mengolah ruang pada rumah tradisional secara horizontal ke dalam konsep hunian komuna l vertikal berkarakteristik loka l Bali sebagai solusi alternatif dalam menyediakan rumah di Provinsi Bali, khususnya di Kawasan Sarbagita. Dalam buku ini, dimuat juga informasi mengenai hasil survei terhadap penghuni dan calon penghuni rumah susun serta para pemangku kepentingan dalam penyediaan rumah susun di Bali.
Page Count:
182
Publication Date:
2020-07-01
ISBN-10:
602350860X
ISBN-13:
9786023508600
No comments yet. Be the first to share your thoughts!