
Fie D'sari sejak usia dua puluh bulan ditinggal wafat ayahnya karena leukimia dan gagal ginjal. Menjadi murid SD Muhammadiyah, patah tulang tangan kiri hingga harus jalani operasi tiga kali saat SMP, dan mendapat hidayah dari Allah sata di bangku SMA, memberi pengalaman yang bermakna dalam hidupnya. Fie merantau di Tanah Serambi Mekah untuk menjalani studi S1 dan bertemu belahan jiwanya di sana. Bercita-cita menjadi peneliti bidang Ilmu Biologi, dia hanya memperoleh izin bekerja sebagai tenaga pendidik saja. Hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk studi S2 hingga memperoleh dua buah beasiswa (pada 1998). Menjalani ikatan dinas di Kota Pontianak hingga akhirnya bisa pindah ke Jakarta setelah tsunami di Banda Aceh pada 2004. Fie memperoleh hibah program Riset Dasar Kemenristek tentang Virus Avian Influenza subtype H5N1 pada burung air liar tahun 2007-2009 yang menjadi jalan baginya untuk melanjutkan studi S3.
Page Count:
240
Publication Date:
1900-01-01
No comments yet. Be the first to share your thoughts!