
Dengan kebijakan pemerintah Orde baru terhadap orang Tionghoa, dan struktur budaya konfusius yang patriarkis dan hierarkis, perempuan Tiong hoa berada pada konteks seperti apa yang disebut Mohanty sebagai dou ble colonization. Mereka terdiskriminasi oleh negara dan budaya. Namun, perempuan Tionghoa tidak ingin menjadi the passive victim. Melalui jenjang pendidikan, perempuan Tionghoa profesional telah melakukan transformasi identitas sebagai strategi untuk menaklukkan kebijakan Orba yang diskrimi natif dan opresif.
Page Count:
232
Publication Date:
2009-07-01
ISBN-10:
979461727X
ISBN-13:
9789794617274
No comments yet. Be the first to share your thoughts!