
Sarah memilih yang kedua! Walaupun ada mitos tentang penampakan hantu kelelawar penculik, Sarah malah ingin melihatnya sendiri. Bukan karena apa, niatnya itu didasari oleh penasaran, karena melihat ada bayangan kelelawar raksasa di bawah pohon beringin! Untunglah Sarah tak sendiri, ia menyelidiki dibantu oleh kedua sahabatnya yang kembar, Adli dan Azri. Mereka bertekad mematahkan mitos tersebut. Tapi, betapa terperanjatnya Sarah ketika tahu bahwa Lisa dan Dian hilang! Mereka telah diculik sang chiroptera, si kelelawar penculik! Dengan takut, Sarah, Adli dan Azri pun mulai menyelidiki misteri hilangnya Lisa dan Dian. OMG! Mereka harus berhadapan dengan Sang Chiroptera, si hantu penculik! Chiroptera atau lebih dikenal dengan kelelawar ini sudah dikenal oleh masyarakat luas, yaitu dengan adanya berbagai nama dari setiap daerah. Di Indonesia Timur kelelawar disebut paniki, niki atau lawa; orang sunda menyebutnya lalay, kalong, atau kampret; orang Jawa menyebutnya lowo, lawa, codot, kampret; suku Dayak di Kalimantan menyebutnya sebagai hawa, prok, cecadu, kusing dan tayo. Kelelawar adalah salah satu mamalia yang termasuk ke dalam ordo Chiroptera yang berarti mempunyai “sayap tangan”, karena kaki depannya bermodifikasi sebagai sayap yang berbeda dengan sayap burung. Penulis: Sri Widyastuti Judul: Misteri Chiroptera Penculik Jumlah Halaman: 170 Halaman Tanggal Terbit: Januari 2014 Penerbit: Percetakan Gramedia ISBN: 9786022495253
Page Count:
0
Publication Date:
2014-04-01
ISBN-10:
6022495253
ISBN-13:
9786022495253
No comments yet. Be the first to share your thoughts!