
Indonesia sudah dikenal karena kekayaan alam dan keragaman hayatinya, namun demikian sebagian besar belum dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan masyarakatnya. Hal ini kemungkinan disebabkan karena pemerintah daerah belum mengetahui potensinya atau belum dapat meningkatkan nilai tambah kekayaan hayatinya. Selama periode Januari – Desember 2017, Kedeputian Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati melalui Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI melaksanakan diseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi LIPI di daerah melibatkan berbagai satuan kerja di LIPI bekerja sama dengan Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Selain memberikan pelatihan teknologi sederhana yang sesuai serta edukasi tentang konservasi sumber daya hayati terutama secara ex situ berupa kebun raya. LIPI memiliki berbagai bibit tanaman, pupuk organik beserta peralatannya dan ikan yang dapat dimanfaatkan oleh daerah. Pada periode 2017 tersebut, sebanyak 33 jenis tanaman, 49 varietas tanaman, empat jenis ikan dan pupuk organik/Pupuk Organik Hayati (POH) telah dimanfaatkan oleh berbagai. Kontribusi yang diberikan diharapkan dapat terus dilanjutkan untuk pengembangan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan monitoring dan evaluasi dengan penunjukan koordinator kegiatan.
Page Count:
192
Publication Date:
2018-09-10
No comments yet. Be the first to share your thoughts!