
<p>It’s about a girl. She was living with her nightmare every night and days.</p><p>She was living with a devil in her head. And it’s real.</p><p><br></p><p>Louisa Tan memiliki banyak rahasia dan mimpi buruk. Pada usianya yang menjelang 30 tahun, bisa dibilang hidupnya nyaris sempurna. Dia cantik, cerdas, memiliki pekerjaan bagus, dan penghasilan tetap yang mampu menunjang masa depannya serta seorang kekasih yang baik hati.</p><p><br></p><p>Namun, semua itu tetap membuat dia merasa kesepian. Ia tidak memiliki banyak sahabat. Kesepian membuatnya depresi. Ia dilanda kecemasan yang hingga membuatnya terpuruk. Insomnianya juga memperparah keadaan.</p><p><br></p><p>Putus dengan Jason membuat Louisa terpuruk semakin dalam. I kembali pada kebiasaan lamanya saat masih di bangku sekolah menengah pertama dulu, yaitu melukai diri sendiri.</p><p><br></p><p>Sadar akan permasalahan mental yang dihadapi, Louisa memilih bungkam. Hidupnya mulai kacau balau. Pekerjaannya berantakan. Hubungan sosialnya dengan sesama pun memburuk. Dia lebih suka menyendiri dan menghindari sosok manusia. Dia nyaris tidak memiliki teman untuk berbagi. Dia juga tidak berusaha untuk menemukan jalan keluar selain meminum obat antidepresi yang diresepkan dokter pribadinya.</p><p><br></p><p>Ia juga menumpahkan curahan hatinya dalam buku jurnalnya.</p><p><br></p><p>Buku ini adalah mimpi buruknya. Buku ini adalah cara Louisa berdamai dengan masa lalunya.</p>
Page Count:
163
Publication Date:
2019-01-01
No comments yet. Be the first to share your thoughts!