
<p>Buku ini mengkaji hubungan antara filsafat dan kecerdasan buatan (AI) dari berbagai perspektif. Di bagian pertama, buku ini mencoba mengeksplorasi isu-isu ontologis, seperti apakah AI dapat memiliki "kognisi paramanusia" atau kecerdasan setara manusia, serta tantangan terhadap pemahaman filosofis tentang qualia serta implikasinya terhadap filsafat akal budi dan meta-etika. Tidak hanya itu, pada konteks filsafat hermeneutika teologis muncul pertanyaan apakah AI dapat memahami dan menafsirkan makna secara mendalam seperti manusia.</p><p>Selanjutnya, bagian kedua buku ini berfokus pada etika kecerdasan huatan, mcmbahas masalah moralitas terkait dengan penerapan .AI, terutama dalam konteks pekerjaan, hak cipta, serta keamanan data, dan keberlangsungan hidup manusia. Selain itu, buku ini juga membahas etika penerapan AI dalam pelayanan kesehatan dan tanggung jawab moral terhadap hewan yang mungkin terkena dampak oleh teknologi AI.</p><p>Bagian ketiga buku ini mencakup tantangan kebijakan dalam perkembangan teknologi A I, dengan penekanan pada konteks Indonesia, termasuk ketahanan nasional, tata kelola adaptif, serta penggunaan AI dalam pengelolaan keanekaragaman hayati berkelanjutan. Di sisi lain, juga mengkaji masa depan produksi pengetahuan ilmiah di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi seperti ChatGPT, yang menimbulkan pertanyaan mendasar tentang Al sebagai penulis atau referensi dalam karya ilmiah.</p><p>Secara keseluruhan, buku ini mengangkat pertanyaan-pertanyaan kritis dan reflektif tentang bagaimana kecerdasan buatan memengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, dari metafisika, epistemologi hingga etika, serta memberikan wawasan tentang tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat di masa depan.</p>
Page Count:
248
Publication Date:
2025-01-01
ISBN-10:
6233595614
ISBN-13:
9786233595612
No comments yet. Be the first to share your thoughts!