
<p>Bagaimana jika Tuhan memberikan wahyu kepada manusia hari ini? Kumpulan puisi ini mengandaikan ada wahyu-wahyu baru yang diberikan kepada manusia pada saat mereka hidup dalam era screen culture, pada saat apa pun gampang dicibir.</p><p>Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai angin mendengar meski sesiut apa pun. Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai senja melihat meski sezarah apa pun. Rahasiakanlah cintamu pada-Ku. Jangan sampai langit meraba meski selembut apa pun. Jadi, mengertilah, cintaku, sembunyikanlah tangismu meski seluka apa pun. Diamlah. Aku membenci dunia yang gaduh. (“Rahasiakanlah Cintamu”)</p><p>Kalau Aku berhenti meneteskan embun di sehelai daun, apakah kau masih mencintai-Ku? (“Mogok”)</p><p>Setelah segalanya berlalu, kini kau sekadar menjadi monster pembunuh bagi siapa pun yang kauanggap sebagai dajal. Apakah agama telah merusakmu? (“Monster”)</p>
Page Count:
176
Publication Date:
1900-01-01
ISBN-10:
6231895270
ISBN-13:
9786231895271
No comments yet. Be the first to share your thoughts!