
Kebebasan Pers dan etika pers tidak dapat dipisahkan. Keduanya harus sejalan agar Pers benar-benar aman, teratur, dan disiplin. Buku Kebebasan Pers dan Etika Pers ini mengulas secara mendalam dan syarat akan makna kajian-kajian akademik dan agama khususnya agama Islam. Bagaimana Pers yang sejalan dengan HAM Pers harus memiliki kebebasan yang dinamis. Dimana pers senantiasa mampu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman tanpa merasa kehilangan identitas, karakter dan idealisme. Pers pun harus memiliki kebebasan yang humanis. Artinya kebebasan pers diarahkan dalam rangka mengembangkan nilai-nilai kemanusiaan dan pengembangan martabat manusia. Buku ini mengulas secara mendalam dan sarat dengan kajian-kajian akademik dan agama khususnya agama Islam, tentang bagaimana Pers yang sejalan dengan HAM, Etika dan agama sehingga pers yang bebas tetap berada pada koridornya yang baik dan tepat. Sinopsis Buku Pada hakikatnya, kebebasan pers mencakup kebebasan positif dan negatif. Pers harus memiliki kebebasan yang dinamis, dimana pers senantiasa mampu menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan zaman tanpa merasa kehilangan identitas, karakter dan idealisme. Etika jurnalistik merupakan suatu pedoman yang dapat mengontrol atau bahkan mengerem para pelaku jurnalistik agar tidak kebablasan. Buku ini mengulas secara mendalam dan sarat dengan kajian-kajian akademik dan agama khususnya agama islam, tentang bagaimana pers yang sejalan dengan HAM, Etika dan agama sehingga pers yang bebas tetap berada pada koridornya yang baik dan tepat.
Page Count:
325
Publication Date:
2015-01-01
No comments yet. Be the first to share your thoughts!