
Akuakultur di perairan payau telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Permintaan pasar yang terus meningkat mendorong pelaku usaha untuk mengadopsi praktik budidaya yang lebih intensif dan berorientasi pada produktivitas tinggi. Namun, dinamika tersebut tidak terlepas dari berbagai persoalan krusial yang muncul di lapangan. Pengelolaan kualitas air dan tanah yang kurang optimal, efisiensi pakan yang rendah, serta meningkatnya risiko penyakit menjadi tantangan yang menuntut penanganan serius. Selain persoalan teknis, tekanan terhadap lingkungan pesisir juga semakin terasa akibat praktik budidaya yang tidak terkelola dengan baik. Penurunan daya dukung lahan, perubahan parameter ekologis, dan gangguan keseimbangan ekosistem menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan usaha akuakultur. Kondisi ini menegaskan bahwa keberhasilan produksi tidak dapat dicapai secara berkelanjutan tanpa mempertimbangkan aspek ekologi dan konservasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan manajemen akuakultur payau yang lebih holistik menggabungkan teknologi, prinsip ekologi, dan praktik budidaya yang bertanggung jawab. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menjaga stabilitas ekosistem pesisir sebagai penopang utama keberlanjutan sektor akuakultur. Dengan pendekatan integratif tersebut, buku ini menjadi sumber rujukan yang kaya informasi sekaligus praktis digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan usaha akuakultur payau di berbagai skala.
Page Count:
313
Publication Date:
2025-12-09
No comments yet. Be the first to share your thoughts!