
Dalam lanskap pendidikan global yang bertransformasi menuju Society 5.0, yang dicirikan oleh integrasi Kecerdasan Buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan Big Data, Indonesia menghadapi imperatif ganda: memaksimalkan kemajuan teknologi sembari memastikan keadilan akses bagi semua warga negara. Buku ini hadir sebagai refleksi kritis terhadap dialektika inklusivitas di Era 5.0 ini, yang mana inovasi digital tidak boleh menjadi agen eksklusi baru bagi kelompok rentan, khususnya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Melalui analisis mendalam yang melibatkan kerangka kebijakan nasional, tantangan implementasi guru di lapangan, hingga kesiapan literasi digital orang tua, karya ini secara sistematis mengkaji bagaimana teknologi asistif (seperti screen reader, AAC, dan pembelajaran adaptif) dapat menjadi fondasi strategis untuk diferensiasi pedagogis. Penulis memaparkan peran krusial kepemimpinan sekolah dan kolaborasi multipihak untuk mewujudkan lingkungan belajar yang adil, humanis, dan adaptif terhadap keberagaman. Lebih dari sekadar deskripsi, monograf ini menawarkan peta jalan holistik menuju Pendidikan Inklusif 5.0, di mana teknologi berfungsi sebagai penopang kemanusiaan. Sebuah bacaan esensial bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan akademisi yang berkomitmen pada pendidikan yang setara dan berkelanjutan.
Page Count:
206
Publication Date:
2025-12-05
No comments yet. Be the first to share your thoughts!